Bagi kamu2 yang yang bingung ketika
baru pertama masuk kuliah, agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan
kampus, berikut tips-tipsnya:
Saat Anda Kuliah
- Datang ke kelas tepat waktu.
- Jangan membolos. Tidak masuk kelas hanya akan membuat mahasiswa kewalahan karena harus mengejar pelajaran.
- Fokus belajar. Jangan berbalas pesan pendek (SMS atau BBM) selama di kelas, begitu juga dengan email.
- Belajar menulis dengan baik. Tugas-tugas kuliah menuntut mahasiswa mampu menulis dengan baik. Kemampuan ini mutlak dimiliki semua mahasiswa, tidak peduli apa pun jurusan yang diambilnya.
- Kerjakan tugas dengan baik dan penuhi deadline. Jangan lupa untuk belajar dari kesalahan ketika mengerjakan tugas. Dosen biasanya akan memberi catatan di tugas mahasiswa tentang apa saja yang perlu mereka perbaiki.
- Belajar lebih awal, termasuk dalam mengerjakan tugas. Jangan membiasakan belajar di malam sebelum ujian, cicillah sejak awal semester.
- Jangan menyontek. Ketidakjujuran dalam dunia akademik akan mendapatkan penalti keras. Menyontek atau plagiat akan membuat seorang mahasiswa dipecat.
- Jangan menjual buku kuliah yang sudah tidak dipakai, terutama jika buku-buku itu relevan dengan jurusan yang diambil.
Saat Berada di Kampus
- Ambil mata kuliah di luar zona nyaman. Beberapa kampus ada yang membolehkan mahasiswanya mengambil mata kuliah di luar jurusan yang mereka pilih. Manfaatkan kesempatan ini untuk memuaskan rasa ingin tahu dan memperluas pengetahuan. Termasuk dalam hal ini adalah mengambil jurusan atau mata kuliah sesuai keinginan sendiri, bukan keinginan orangtua atau orang lain.
- Belajar teratur. Manfaatkan buku agenda atau kalender untuk mencatat berbagai janji dan deadline yang harus dipenuhi. Hal ini juga termasuk untuk memenuhi janji tepat waktu.
- Temukan tempat yang menyenangkan untuk belajar. Manfaatkan perpustakaan kampus.
- Akui kesalahan, baik kepada dosen maupun teman. Mengakui kesalahan memang akan membuat malu, tetapi hal ini justru membebaskan.
- Hidup sehat. Makanlah secara teratur dan konsumsi makanan yang menyehatkan. Jangan lupa rutin berolahraga dan tidur yang cukup.
- Berhati-hati dengan teknologi dan situs-situs jejaring sosial. Mereka bisa jadi tidak sehat dan membuat mahasiswa ketagihan.
- Habiskan liburan di kampus. Isilah liburan dengan bekerja paruh waktu, mengerjakan proyek bersama dosen, dsb.
- Telepon rumah dan orangtua untuk memberi dan bertanya kabar secukupnya.
- Kuliahlah ke luar negeri.
- Jika ada yang tidak beres, kunjungi dan berkonsultasilah dengan konselor di kampus. Jangan khawatir, kerahasiaan dijamin.
- Bukalah pikiran seluas-luasnya dan bersiap menerima berbagai pengetahuan baru.
- Pastikan jadwal UAS sebelum memesan tiket pulang.
Hal dibawah ini juga patut kamu
terapkan :
1. Belajar efektif (smart) bukan
belajar keras (hard)
Belajar yang benar pada prinsipnya
adalah bukan lama waktu belajar (kuantitasnya) akan tetapi lebih mengarah
kepada belajar yang tepat atau dengan istilah smart. Sebagai contoh yang mudah
adalah ketika besok anda ujian dengan bahan dari satu buku, maka belajar keras
akan mendorong anda untuk membaca seluruh isi buku satu per satu sehingga
memakan waktu yang lama. Belajar efektif tidak mengajarkan seperti itu, tetapi
lebih memilih mengambil poin-poin atau fokus-fokus yang benar atau intisari
dari buku tersebut. Jika anda lebih memilih belajar keras, maka waktu anda akan
habis dengan belajar. Padahal belajar yang efektif cuma cukup beberapa jam
saja. Ibarat sebuah mesin jika terlalu lama dipakai akan kepanasan (overheat)
dan malah berakibat fatal. Demikian juga dengan tubuh dan otak kita. Jangan
pernah paksakan diri kita belajar sampai larut atau diporsir sampai tidak
istirahat sama sekali. Belajar yang efektif juga mengajarkan untuk memasukkan
segala sesuatu secara pelan-pelan tetapi rutin. Ibarat sebuah gelas kecil
lonjong anda tumpahkan dengan seisi ember maka akan lebih banyak yang tumpah.
Sedangkan jika anda isi sedikit demi sedikit tetapi rutin maka akan banyak yang
lebih masuk.
2. Mandiri
Sistem perkuliahan memang sedikit
berbeda dengan sistem belajar mengajar di sekolah. Perkuliahan mengajarkan kita
untuk lebih mandiri. Mandiri disini dapat berarti banyak hal seperti harus
belajar buku sendiri, berlatih sendiri dan tidak terlalu menggantungkan diri
dengan dosen. Dosen hanya sebagai fasilitator atau sebagai jembatan bagi anda
untuk mengetahui bagian mana yang kurang mengerti atau mempertajam bagian yang
anda sudah mengerti. Paradigma ini memang sedikit berbeda dibandingkan dengan sekolah
dimana murid masih sangat bergantung kepada guru. Tidak demikian di perkuliahan
karena perkuliahan mengajarkan anda untuk lebih mandiri. Tidak hanya mandiri
dalam belajar tetapi juga dalam segala hal. Mandiri dalam mengatur waktu,
keuangan, memperoleh informasi atau update dari kampus, mandiri dalam mengelola
diri sendiri dan orientasi ke depan.
3. Manajemen Waktu yang baik
Banyak hal yang berubah ketika anda
menginjak kuliah. Jika sebelumnya di sekolah anda sudah teratur sekolah dari
pagi jam 7 hingga siang, maka kuliah agak sedikit berbeda. Jam kuliah terkadang
tidak teratur. Anda harus pandai mengatur waktu dengan baik. Terkadang
kegiatan-kegiatan perkuliahan juga harus membutuhkan persiapan lebih seperti
kegiatan praktikum laboratorium. Atau anda sebagai mahasiswa baru terkadang
disibukkan dengan urusan OSPEK atau sejenisnya sehingga waktu anda semakin
habis. Apalagi jika anda hidup mandiri seperti di kost atau asrama. Terkadang
waktu anda sedikit tersita untuk urusan rumah tangga seperti mencuci baju,
memasakan dan sejenisnya. Untuk itu, anda harus semakin pintar membagi waktu
dengan baik. Kapan anda harus meluangkan waktu untuk belajar dan melakukan
aktivitas-aktivitas yang lain. Kurangi aktivitas yang dirasa kurang perlu atau
malah cenderung kurang produktif.
4. Berpikir dan bermotivitasi yang
positif
Untuk kuliah pertama pasti akan
merasa shock atau terkejut dengan lingkungan, cara pembelajaran, dosen-dosen
atau teman-teman kuliah. Pada awalnya mungkin anda akan kesulitan untuk
beradaptasi pada lingkungan kampus yang baru. Dan pada akhirnya kadang anda
akan mencari kambing hitam seperti salah memilih jurusan atau salah memilih
kampus. Untuk itu, jangan pernah merasa salah mengambil jurusan atau salah
memilih tempat. Pemikiran-pemikiran seperti ini justru akan mengecilkan hati
anda atau mengecilkan semangat anda untuk selalu lebih maju. Berpikirlah secara
positif sehingga anda juga akan termotivitas secara positif. Orang yang
berpikir positif akan selalu bersikap bahwa setiap kesulitan pasti ada jalan
keluarnya. Kesulitan saat ini akan menjadi jalan mudah anda di masa yang akan
datang. Jangan pernah berkecil hati atau menyerah di awal perkuliahan karena
dengan anda menyerah sejak sekarang berarti anda telah meninggalkan sikap
positif anda.
5. Hidup adalah keseimbangan
Prinsip selanjutnya adalah hidup
adalah keseimbangan. Meskipun anda seorang mahasiswa, bukan berarti anda harus
menghabiskan waktu anda dengan belajar terus menerus atau membaca buku. Anda
juga harus mengimbangi aktivitas anda dengan kegiatan seperti olahraga, musik,
kegiatan kerohanian atau kegiatan keorganisasian. Seperti layaknya tubuh kita
adalah harus mendapatkan keseimbangan secara fisik dan psikis maka anda jangan
paksakan tubuh anda melakukan kegiatan yang rutin yang melelahkan. Kegiatan
yang berbau hiburan cukup membantu anda menyeimbangkannya. Tetapi yang penting
jangan sampai anda terlalu banyak kegiatan hiburan yang cenderung menjadi
kecanduan. Sebagai contoh main game yang tidak tahu waktu atau setiap malam
mengunjungi diskotik merupakan kegiatan yang justru menghilangkan keseimbangan
hidup anda. Jika hidup anda dihiasi dengan hal-hal yang indah, tubuh segar,
pikiran segar maka belajar akan lebih mudah serta motivasi dan sikap anda juga
akan selalu positif.
Terimakasih telah membaca, semoga
bermanfaat.
Labels:
Tips dan Trik
Thanks for reading Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Baru. Please share...!

0 Comment for "Tips Sukses Menjadi Mahasiswa Baru"
Silakan anda berkomentar secara bijak dan sesuai dengan topik bahasan...terimakasih
salam hangat...